Menulis untuk Bersuara
Membaca jurnal terbitan kampus menjadi kegiatan paling membosankan ketika saya masih kuliah di Bandung. Padahal, judul-judul artikelnya mendebarkan karena menarik dan provokatif. Namun, gairah seketika meredup kala mata mulai menjelajahi kalimat per kalimat. Puluhan halaman tulisan hanya berisi data-data kering—nyaris tanpa cerita. Tulisannya berbunyi, tetapi tak bersuara. Tulisan adalah Suara Suara (voice) tentu saja berbeda […]