Mendorong Keadilan Kesehatan: PARKINDO adakan Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak-anak Penyandang Disabilitas

Mendorong Keadilan Kesehatan: PARKINDO adakan Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak-anak Penyandang Disabilitas

Jakarta, 21 Agustus 2023 – Partisipasi Kristen Indonesia (PARKINDO) mengadakan program pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut gratis untuk empat puluh anak-anak penyandang disabilitas. Kegiatan berlangsung pada Senin, 21 Agustus 2023 bertempat di Yayasan Elsafan, yang berlokasi di Jakarta Timur. Kegiatan ini didukung oleh tim medis yang dipimpin oleh saudari drg. Edria Benita.

Anak-anak penyandang disabilitas antusias dan ceria selama pemeriksaan. Mereka selalu bersorak gembira setiap kali nama salah satu temannya dipanggil untuk diperiksa. Mereka bahkan bercanda kalau gigi mereka akan divaksin. Walau ada saja anak yang terlihat takut, namun secara keseluruhan, empat puluh anak-anak yang mendapat pemeriksaan terlihat senang. Senyum dan tawa membahana selama pemeriksaan berlangsung mulai dari pukul 14.00–15.30 WIB.

Acara ini dihadiri perwakilan dari PARKINDO, yakni Besli Pangaribuan (Sekretaris Jenderal), dan Melva Elfrida (Ketua Bidang Pemberdayaan Masyarakat). Selain memeriksa kesehatan gigi dan mulut, PARKINDO mengambil momen ini untuk menyuarakan isu hak kesehatan bagi anak-anak penyandang disabilitas. Besli Pangaribuan mengajak semua pihak, termasuk pemerintah, untuk memberikan perhatian pada pemenuhan hak kesehatan bagi anak-anak penyandang disabilitas.

 “Lewat acara ini, kami menegaskan pentingnya kesetaraan hak dalam mengakses layanan kesehatan. Kami mendorong pemerintah untuk segera merumuskan kebijakan tanpa diskriminasi terhadap anak-anak penyandang disabilitas untuk mendapatkan hak-hak kesehatan mereka,” ujar Besli Pangaribuan dalam kata sambutannya.

Senada dengan Besli Pangaribuan, Melva Elfrida berbicara tentang pentingnya sikap proaktif pemerintah dalam memenuhi hak kesehatan anak-anak penyandang disabilitas.

“Pemberi hak sejatinya adalah pemerintah. Kami, dari PARKINDO, ingin mengingatkan bahwa masih banyak anak-anak disabilitas yang belum menerima hak-hak mereka secara optimal. Sistem kesehatan saat ini masih terfokus pada pasien yang datang. Padahal, (khususnya) dalam hal kesehatan gigi, langkah proaktif diperlukan. Pemerintah, melalui Puskesmas, perlu untuk ‘jemput bola’ dengan mengidentifikasi daerah-daerah di mana terdapat anak-anak disabilitas,” ungkap Melva.

Harapannya, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut untuk anak-anak penyandang disabilitas menjadi inspirasi bagi semua kalangan. Pemerintah, sebagai eksekutor konstitusi, harus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan hak kesehatan yang adil dan merata bagi semua, tanpa memandang latar belakang atau kondisi.

Setelah pemeriksaan usai, anak-anak penyandang disabilitas dan perwakilan PARKINDO melakukan foto bersama.

Scroll to top